Berbeda pemahaman kerap membuat timbulnya perpecahan, permusuhan, peperangan dan sebagainya.
Tidak akan ada sebuah persahabatan hangat apabila kita tidak mencintai sebuah perbedaan. Tidak akan terbentuk mahligai rumah yang kokoh saat ego mengagungkan perbedaan. Tidak akan timbul kekompakan dalam teamwork ketika perbedaan tidak dapat dikondisikan.
Tidak akan ada sebuah persahabatan hangat apabila kita tidak mencintai sebuah perbedaan. Tidak akan terbentuk mahligai rumah yang kokoh saat ego mengagungkan perbedaan. Tidak akan timbul kekompakan dalam teamwork ketika perbedaan tidak dapat dikondisikan.
Bukan karena pemahaman saya berbeda denganmu lantas saya akan mudah menghakimimu. Tidak. Ini soal cara pandang. Saya memandang sosmed yang digunakan kita semua kadang adalah hal yang sia-sia. Tak berguna. Namun ini sebenarnya kembali kepada fungsi yang dirasakan oleh masing-masing pribadi. Saya menggunakan sosmed salah satunya untuk berbagi sedikit pesan moral, si A menggunakan sosmed dan kerap membuat status harian agar kerabat atau ortu yang berada nun jauh darinya mengetahui keadaannya dengan baik dan detail, si B menggunakan sosmed untuk berbisnis, si C menggunakan sosmed untuk mengkaji ilmu, si D menggunakan sosmed untuk membagikan foto temannya agar temannya mengerti bahwa ia amat berarti, si E menggunakan sosmed lalu mengunggah foto liburan supaya ortu-nya paham bahwa uang yang sebelumnya ia minta tidak dibuat macam-macam, kebetulan tidak serumah dengan ortu (misal), si F menggunakan sosmed untuk menyambung silaturahmi, si G memanfaatkan sosmed untuk mengumpulkan tugas sekolah atau kuliah, dan beragam motif lain sampai Z.
Every body's unique, itu yang sering diungkapkan oleh Bu Ratna. So, lakukanlah. Lakukanlah apa yang mau dan bisa dilakukan. Selama napas masih ada, berkat kemurahan-Nya. Selama masih dalam tatanan nilai dan norma. Karena setiap orang, bagi saya, punya their own way to walk. Their own way to choice. Their own way to think. So, biarlah. Biarlah Tuhan yang menghakimi, mengoreksi kita. Karena Dia adalah Hakim Yang Maha Adil.
Bangkalan, 20 Maret 2017 - 05:46 WIB
0 komentar