Canda

Kala itu aku pura-pura terseok-seok membawa cobek menuju dapur dari tempat cuci piring yang jauhnya kek dari pertelon kampus ke RKBB. Cobek yang berat membuatku spontan berkata: "Aduh, ini cobek apa Candi Borobudur, huh," dengan nada pura-pura kelelahan, meskipun memang. Sontak, tanpa aba-aba seisi dapur terbahak serempak. Iya seisi dapur (Ebok, Mbak Ais, piring, wajan, gelas, ulekan, dkk). *krik

----

Malam ini untuk kesekian kalinya aku menginap di kost salah satu teman kampusku. Apalagi kalau bukan karena ada kelas yang dilangsungkan di malam hari. Belum genap aku menginap, aku sudah di-WA dan ditanyakan, "Pulang kapan?" Aku balas jika aku insyaAllah pulang esok hari. Lalu pesan itu dibalas dengan balasan yang berbunyi, "Oke, nanti masak-masak besar!"

Aku tersenyum, membayangkan aku, Mbak Ais, dan Ibu yang memasak sambil bercanda dan sesekali terbahak di dapur.

0 komentar