Kadang Memang Lebih Baik Diam
Saat pertama mendengar lagu Manusia Berisik dari Dere ini, aku langsung suka. Cepat-cepat ingatanku terseret pada ungkapan Umar bin Khattab yang kerap berseliweran, "Aku tidak pernah sekalipun menyesali diamku. Tetapi aku berkali-kali menyesali bicaraku.
Hehehe, betul sekali. Kadang lebih baik diam, daripada membuang energi sia-sia. Berbicara yang sia-sia. Diam betul-betul bisa menjadi emas. Tapi tidak bisa dijual, hehe. Maksudku, ini tentu beda konteks-nya saat kemudian kita juga butuh speak up loh, ya.
Pernah tidak, saat kalian ada perkumpulan atau apapun namanya kemudian berbincang lama, biasanya perbincangan basa-basi, dan saat usai, pulang dan tiba di rumah, kalian lalu berpikir, "Harusnya tadi aku tidak bilang seperti itu, jangan-jangan ucapanku telah menyakiti hati orang." Dan beragam bentuk kalimat lain yang berkerumun dipikiran kalian.
Meski sebetulnya tidak semua akan mengalami itu. Bahkan ada yang bilang, orang mudah lupa, tidak usah khawatir dengan apa yang kita ucapkan. Namun ternyata benar, kadang memang lebih baik diam. Sebab apapun itu ucapan yang kita lontarkan akan dipertanggung jawabkan.
Aarrgh, masih sangat belajar. Menjadi manusia yang tidak berisik secara negatif. Berusaha mengerem apa-apa yang barangkali tidak ada faedahnya. Beda jika kemudian bercanda, misalnya. Dalam taraf yang pas, dan korelasi yang tepat, bercanda adalah ibadah. Hihi, pakai bahasa apa sih aku ini. Ya ampun 😅
0 komentar